Keahlian TKJ

Seperti telah kita ketahui Bersama keberadaan SMK merupakan Salah satu jalur pendidikan formal yang menyiapkan lulusannya untuk memiliki keunggulan di dunia kerja. Tujuan penting pengembangan program pendidikan SMK adalah menyiapkan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja, memiliki kepemimpinan yang tinggi, disiplin, profesional, handal di bidangnya dan produktif. Idealnya lulusan SMK merupakan tenaga kerja tingkat menengah yang siap dipakai, dalam pengertian langsung bisa bekerja di dunia usaha dan industri.

Tantangan SMK saat ini antara lain adalah masih lemahnya kerjasama/ sinergitas antara SMK dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), keterbatasan kualitas dan kuantitas peralatan, rendahnya biaya praktik, dan lingkungan belajar yang belum sesuai dengan lingkungan DUDI. Salah satu program pemerintah untuk mengatasi hal tersebut adalah  dengan program pengembangan pembelajaran teaching factory. Pembelajaran teaching factory adalah konsep pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industry.

Mulai tahun 2017 SMKN 1 Kawali merupakan salah satu dari ratusan SMK se Indonesia yang mulai menerapkan konsep pembelajaran Teaching Factory (TeFa) pada Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dalam implementasi TeFa TKJ ini, SMKN 1 Kawali menjalin kerjasama dengan salah satu dunia industry yaitu PT. Skyline Semesta (Skyline) yang bidang usahanya sesuai dengan TKJ. Salah satu kriteria pemilihan Dunia industry tersebut tentunya harus memiliki kepedulian dan niat untuk memajukan Pendidikan khususnya SMK sehingga bersedia berbagi pengalaman dan memberikan masukan-masukan untuk kemajuan pendidikan.

Salah satu dampak implementasi TeFa dalam pembelajaran di SMKN 1 Kawali Kompetensi Keahlian TKJ adalah terjadinya pembelajaran yang tidak hanya dilaksanakan di lokasi SMK yang penyajian permasalahannya merupakan hasil  simulasi / rekayasa, tetapi peserta didik dapat merasakan pengalaman nyata praktik di lokasi komsumen dengan permasalahan yang sesuangguhnya dengan standar kerja sesuai yang berlaku di perusahaan PT. Skyline Semesta.  Selain keterampilan, mental dan sikap kerja peserta didik pastinya akan terlatih. Hal ini terjadi dikarenakan SMKN 1 Kawali menjadi Partner untuk menangani Instalasi, Monitoring, dan Penanganan masalah yang terjadi di lokasi konsumen PT. Skyline Semesta.

Tentunya agar hal tersebut dapat terlaksana, materi kurikulum yang digunakan harus disesuaikan dengan Standar di perusahaan PT. Skyline. Hal inilah yang sangat berpengaruh dan memberikan dampak yang sangat baik terhadap proses pembelajaran dikarenakan kompetensi yang dipelajari benar-benar merupakan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.