Video Confrence, SMKN Kawali antisifasi penyebaran Corona

Wabah Virus Corona (COVID-19) untuk sementara telah mengubah bentuk komunikasi antara komponen pemerintahan pusat, tidak terkecuali di SMKN 1 Kawali. Diantara managemen sekolah dan guru mulai dibiasakan rapat koordinasi dengan video confrence. Rapat atau pembicaraan pertama adalah pembahasan tentang penundaan jadwal Ujian Nasional hingga UN benar-benar di hapus.

Metode konferensi video merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang lebih hemat dibandingkan tatap muka dalam bentuk rapat resmi di jam kerja.

“Kita perlu mengurangi pertemuan tatap muka dan justru di saat inilah kekompakan harus dibangun khususnya komunikasi harus diperkuat, khususnya saat wabah pandemi Virus Corona. Kita semua harus mengetahui tentang perkembangan informasi pendidikan, ditengah mewabanhnya virus corona ini, ungkap kepala sekolah, Drs. H. Hadi Sumantoro, M.Pd.

Secara teknis, untuk sementara vicon ini masih menggunakan fitur-fitur gratis dari beberapa aplikasi penyedia layanan, misalnya Zoom, Webex dan uji coba aplikasi lainnya. Tidak menutup kemungkinan di waktu dekat akan dilakukan pada aplikasi berbayar, setelah dirasakan manfaatnya oleh pengguna, begitu disampaikan bagian kurikulum, Dadang Mulyana M.Kom, yang juga sebagai alumni Virtual Coordinator program seamolec

Konferensi video ini selanjutnya akan dijadikan agenda kegiatan rutin dan terjadwal ditengah ketidakpastian keadaan terkait corona 19