UN dan Ujikom dibatalkan tahun 2020


dari berita disidk.jabar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi membatalkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020. Pembatalan pun berlaku untuk uji kompetensi keahlian bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

Dengan dibatalkannya Ujian Nasional maka keikutsertaan UN bagi peserta didik tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk proses penyetaraan bagi lulusan program paket A, B, dan C akan ditentukan kemudian.

Hal ini disampaikan Mendikbud, Nadiem Makarim melalui Surat Edaran Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Pada surat edaran tersebut, ada enam poin penting yang dibahas. Yakni, tentang pelaksanaan Ujian Nasional, proses belajar dari rumah, mekanisme ujian sekolah, mekanisme kenaikan kelas, mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dan pengaturan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

Khusus pada poin terakhir, Mendikbud menjelaskan, dana BOS atau BOP dapat digunakan oleh satuan pendidikan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah. Termasuk, untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pendemi Covid-19, seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan, dan masker bagi warga sekolah. Dana tersebut pun bisa dimanfaatkan untuk membiayai pembelajaran daring/dari rumah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *